Selasa, 18 Desember 2018

2018

nyaman adalah jebakan
sinyal sinyal ketidakpastian
sudah, tinggalkan
percayalah, disini aku yg berpengalaman.
hidupmu hanya sekali
takbisa diulang lagi
jd jgnla mengulang kesalahan tuk yg ke 2 kali
karena hidupmu terlalu berarti.
- G, 2018.
gua kl bikin judul ngasal, dan last minute. ini gatau mau dikasi judul apaan,
Share:

oh tuan, janganlah dipandang

Tuan

terhanyut dalam kesunyian malam
tak pantas jika kau kupikirkan
karna kau telah balikan
dengan dia sang mantan

berbahagialah,
doaku cukup sampai disini,
kurasa kau sudah sempurna,
walau bersamanya,

tak perlu ada yg tersakiti
tak perlu ada yg diambil hati
ini hanya semata mata hasrat alami
harap saja dimaklumi

ku tau kau tak kan kembali
jika iya, menerimapun ku tak sudi
ku panggil kau tuan,
meski kau menyakitkan.

- G, 2018.

Share:

PASRAH


kau tlah terindikasi
melelahkan hati
disaat saat yang tak pasti
kau datang lalu pergi
lalu kau ada yg memiliki
langsung pamer sana sini
sadarkah? kau tak tau diri
dan sedikit banyak tak berarti lagi
meski masih ada cerita
tapi ku tak mau mengingatnya
tidaklah sakit bagimu
tidak juga bagiku
tapi jahat, iya
tuk apa kau kau singgah?
pelarian semata?
dasar kau bambang.
tak ada kabar
lalu tiba tiba balikan dg mantan
kau menghanyutkan
tapi tanpa kepastian
dan satu lagi,
kata yg selalu tepat,
untukmu sang tuan,
kau menyakitkan.
- G, 2018.
Share:

Minggu, 16 Desember 2018

MALAM SENIN TENGAH DESEMBER


aku sadar, terkadang
jika melepasmu, aku akan tenang
tidurku akan nyaman
pikiranku tidak runyam
tapi, terkadang aku heran
ilusi ini tak berkesudahan
mungkin krn hatiku tak tergoyahkan
meski ego ku bertentangan
sungguh akhir tahun yang menyedihkan
sendiri dalam kesunyian
di ujung ruang tak bersudut
di tempat gelap nan berkabut
sudah cukup,
untukmu sang penyusup,
aku telah kalut,
takut nanti ku takluk,
- G, 2018.
Share:

UNSAID


matahari telah terbenam,
dia lelah, memancarkan sinar seharian,
kisah ini cukup sampai disini ya,
akupun lelah, layaknya matahari,
aku menyinarimu meski kau tidak menyinariku,
aku menerima cahayamu,
tapi kau menolak cahayaku,
yasudah, mau apalagi?
sudah cukup sampai disini kan?
kalau ada pesan, simpanlah saja.
aku tak mau lagi bicara denganmu,
maaf, tapi itulah keinginanku
cobalah belajar mengerti
kau hidup tidak sendiri
telisiklah lagi
lalu renungkanlah
salahmu atau salahku?
- G, 2018.
Share:

ilusi

semakin jauh berilusi
semakin sakit rasa hati
gelap menjadi teman diri
pontang panting menyembuhkan ambisi

melihat percakapan tempo hari
mengingatkan ucapan yg kualami
mungkin ini saat untuk menyadari
tak perlu ada kerumpangan yg di isi

tapi waktu waktu yang hilang
membuatku semangat untuk berjuang
tuk sadar, cerita ini tak pantas dikenang
pengorbanan hanya sebatas ucapan
tak layak tuk rasa yg berkepanjangan.

- G, 2018.

Share:

udah sadar belum?

SADARLAH
tak sadar
kebanyakan sajak bercerita tentang kesedihan
meski kebanyakan memang benar
dan dari hati yang terdalam
hargailah,
bukannya berlebihan,
tapi kadang, setiap sajak mempunyai arti tersendiri,
yang mungkin sangat bermakna bagi sang pencipta,
bukan sekedar rangkaian kata mutiara
melainkan arti getir yang merana
bukannya memaksa,
tapi ini sangat terasa,
terbentuk dari tetes air mata
berubah menjadi kata kata
lalu memiliki arti bermakna
tapi dipandang sebelah mata
- G, 2018.
bikinnya sambil dengerin lagu sebelah mata dari efek rumah kaca, di cuaca yg sedang panass luar biasa
Share:

ilusi

semakin jauh berilusi
semakin sakit rasa hati
gelap menjadi teman diri
pontang panting menyembuhkan ambisi

melihat percakapan tempo hari
mengingatkan ucapan yg kualami
mungkin ini saat untuk menyadari
tak perlu ada kerumpangan yg di isi

tapi waktu waktu yang hilang
membuatku semangat untuk berjuang
tuk sadar, cerita ini tak pantas dikenang
pengorbanan hanya sebatas ucapan
tak layak tuk rasa yg berkepanjangan.

- G, 2018.

Share:

🥀

RUNTUH

tuk kesekian kalinya,
kau datang tanpa aba- aba,
masuk dan menusuk,
tanpa ucapan ataupun salam,
kau runtuhkan dinding kokohku,
yang telah kubangun dengan tangis air mata saat kau tak ada,
tapi kemarin dengan mudahnya kau hancurkan,
tanpa berfikir bagaimana rasanya,
diacuhkan lalu dibuang.
Terimakasih tuan, aku pulang,

- G, 2018.

Share:

hyak

the more i think ab my childhood time, the more i realize that i'v grown so much.
the old man and the old lady from my old house just visited my brand new house, and they brought so many things that probably i already forget, bunch of things happened, might be a lot of words can describe how bad i miss the old vibes, the "ola ola" and the "éh" words is an issue rn for meh, can't really deal with it, just wanna go back to 2012
Share:

GAADA JUDUL

aku menelisik,
tapi rasa semakin sakit,
jika mungkin aku berbisik,
 bisa saja aku bangkit,

tapi mendengar seseorang menjerit,
 membuatku tak berkutik,
semakin ku menampik,
rasanya jadi semakin sulit,
entah


- G, 2018.
Share:

RUMPANG

     
Bubarlah saja,
Cerita ini rumpang,
Mengisinya tidaklah gampang,
Ditambah kamu yang menyimpang,
Sementara aku selalu terus bertahan,
Jika dilanjutkan, aku bimbang,
Haruskah selalu aku yang meluruskan?
Sedangkan kamu hanya berdiam,
Kadang pergi kadang datang,
Kamu yang mengatur, aku yang menjalankan,
Padahal ini hidupku, ada hak untuk menentang,
Tapi tuan, kamu yang menang,
Rasa cintaku sudah dalam,
Mau dibuang pun, sudah tenggelam,
Jadi aku bingung, walaupun,
Kamu yang mengacuhkan, tapi aku terima dengan tenang,
Dan ketika kamu datang, rasa senangku bukan kepalang.
Terimakasih tuan, kamu pernah menenangkan,
Terimakasih juga tuan, kamu pernah menyakitkan.
- G, 2018.
Share: